Jumat, 25 Juni 2010

Timnas Indonesia bersama Maradona di Youth Championship 1979 Japan

PSSI dapat durian runtuh. Arab Saudi sebagai juara Piala Asia Yunior 1978 mengundurkan diri karena alasan tidak siap. Maka otomatis PSSI yang semifinalis Piala Asia Yunior 1978 terkatrol bersama tuan rumah Jepang dan Korea Selatan mewakili Asia ke Piala Dunia Yunior 1979 di Tokyo, Jepang. Ali Sadikin sebagai Ketua Umum PSSI langsung menunjuk Soetjipto Soentoro yang baru saja pulang setelah dikirim PSSI ke Jerman Barat (ketika itu) mengikuti kursus pelatih yang diselenggarakan oleh FIFA dan kemudian terpilih sebagai pelatih terbaik dan berhak memiliki sertifikat kelas A.


Soetjipto "Gareng" Soentoro (almarhum) yang mendapat kepercayaan, langsung memilih pemain. Pemain yang dipanggil Soetjipto adalah pemain pilihan yang masih muda penuh talenta yakni Endang Tirtana, Sudarno, Eddy Harto (Penjaga Gawang), Nasir Salassa, Mustafa Umarella, Nus Lengkoan, Subangkit, Didik Dharmadi, Tonggo Tambunan (kakaknya Patar Tambunan), Ristomoyo, Aun Harhara (adik pemain timnas senior Sutan Harhara), Catur Sudarmanto (Belakang), Arief Hidayat (kapten, adik pemain timnas senior Sofyan Hadi), Berti Tutuarima, Mundari Karya, Herry Kiswanto, Zulkarnaen Lubis, Rully Nere (Gelandang), Bambang Nurdiansyah, Wahyu Tanoto, Bambang Sunarto, Dede Sulaeman (Penyerang).


Timnas ini melakukan rangkaian banyak ujicoba dari mulai Aceh, Medan, Bandung, Surabaya, Makassar sampai ke Jayapura. Bahkan sampai kota-kota kabupaten di Jawa Barat seperti Tasikmalaya dan Ciamis pun dijadikan ajang ujicoba. Sebagian besar ujicoba dimenangi oleh tim asuhan Soetjipto ini. Sayang tak ada ujicoba ke luar negeri atau melawan tim luar negeri yang didatangkan ke Jakarta. Sehingga PSSI tak bisa mengukur kekuatan sebenarnya bila dibanding kemajuan kesebelasan sepakbola negara lain.


Soal banyak ujicoba sampai ke kota-kota kecil: "Agar menggugah anak-anak muda untuk menjadi pemain nasional kelak," ungkap Soetjipto kepada penulis dalam buku biografinya (Cardiyan HIS, "Si Gareng Menggoreng Bola", Penerbit Pustaka Dinamika Mediatama, Jakarta 1988). Gareng adalah julukan Soetjipto Suntoro, Kapten Timnas Indonesia tahun1966-1970 yang sangat hebat performanya. Sehingga ia dipercaya pula sebagai kapten tim Asian All Stars tahun 1967-1970. *)


Indonesia masuk di grup maut bersama Argentina, Yugoslavia dan Polandia. Karena kurang pengalaman dan tak memiliki kompetisi yang teratur dan ketat, Indonesia menjadi bulan-bulanan lawan. Penyerang Bambang Nurdiansyah praktis tak bisa mendekati gawang Argentina. Sementara lapangan tengah Indonesia yang dikoordinasikan oleh Arief Hidayat, kalah kelas dengan Diego Maradona. Maka pertunjukan lebih banyak berada di pertahanan Indonesia. Kalau saja penjaga gawang Endang Tirtana tidak bermain cemerlang dengan melakukan banyak safety gemilang, Argentina yang dikapteni Diego Armando MARADONA dipastikan akan memukul telak Indonesia lebih dari 6-0. Setelah wasit meniup peluit panjang, pemain-pemain Indonesia segera berebut berfoto bersama Maradona yang dengan senang hati melayaninya. Sementara pada pertandingan berikutnya, Yugoslavia dan Polandia mencukur Indonesia masing-masing 5-0.


Akhirnya Argentina keluar sebagai juara setelah di final mengalahkan juara bertahan Uni Soviet (Rusia sekarang) dengan skor 3-1. Uni Soviet sebenarnya memimpin dulu 1-0 sampai menit ke 60. Tetapi Argentina mendapat penalti pada menit ke 61, yang tak disia-siakan oleh Maradona. Setelah gol penalti ini, Maradona dkk mengamuk dan menambah 2 gol lagi.


Tapi ada pengalaman berharga yang berhasil diserap oleh Soetjipto dari pelatih timnas Argentina Yunior dan ArgentinaSenior berkelas dunia; Cesar Louis Menotti. "Menotti banyak memberi tips, baik segi teknik maupun non-teknik tentang bagaimana menciptakan kesebelasan tangguh. Indonesia harus memiliki kompetisi yang tertata baik sejak jenjang yunior sampai senior," ungkap Soetjipto Soentoro yang mendapat kehormatan untuk ketemu empat mata dengan Menotti, dalam kesempatan terpisah.


*) Catatan tentang Soetjipto Soentoro sebagai bintang Asia:
Sebagai pemain dan kapten timnas Indonesia, Soetjipto Soentoro, memimpin Indonesia meraih kejayaan di peta sepakbola Asia. Indonesia menjuarai turnamen-turnamen bergengsi di Asia seperti Agha Khan Gold Cup (Pakistan Timur, sekarang Bangladesh) 3 tahun berturut 1966, 1967 dan 1968; King’s Cup Thailand pertama pada tahun 1968; Merdeka Games (Malaysia) 1969.


Tak mengherankan bila Indonesia mendominasi dari segi jumlah pemain yang masuk tim Asia All Stars ini. Sebab disamping Soetjipto ada Iswadi Idris, Yacob Sihasale dan Abdul Kadir. Dari negara lain adalah Tian Aung dan Suk Bahadur (Birma, Myanmar sekarang), Kunishige Kamamoto (Jepang), Jarnel Sing (India), Kim Yung Nam dan Kim Sam Rha (Korea Selatan), Abdul Gani bin Mirhat dan Chow Che Keong (Malaysia), Niwat (Thailand) dan Spigler (Israel, dulu masuk grup Asia). Spigler ini adalah pemain Asia pertama yang bergabung dengan klub elite Cosmos, New York, dimana Pele, Franz Beckenbauer, Carlos Alberto dan Chinaglia bermain.

Selasa, 03 November 2009

Kata Pengantar

Kami adalah sekumpulan manusia-manusia yang goblok yang tak punya apa-apa. duit nggak punya, HP nggak punya, celana dalem aja kami nggak punya juga…apa lagi kont*l (maap…kalo kont*l mah kami punya…..). Manusia-manusia yang sedang mencari jatidiri kerumah mbak Siti. (kok bisa ya ???). Manusia-manusia yang ingin berkreasi, membuat sesuatu yang berarti dan mencoba berevolusi. (biar jangan terus-terusan di marahin ama guru ya ???). Kan tadi udah dibilang, kalo kami nggak punya apa-apa. masa’ beli rokok aja ngutang ??????. Banyak orang-orang yang telah menjadi motivator kami, diantaranya cewek-cewek cakep yang ada di sekolah kami : Denomi Tivalli, Karina Amalia, Cindy Harfi Amalia, Diyan Permatasari, Mentari Arizona, Fitri Melinda, Nora Ditami, Ayu Rohani Rambe, Inggrid Panbara, Fanny Aulia Yoanti, Putri Humaira, Nengsih, Sarah Putri, Sarah Tusia, Diva Dasti, Desnianti, Melviani Rahmadewi, Ivo Zuryani (bagi yang ngerasa aje yeee…hahahahahaha…..), dan seorang guru yang sangat berarti bagi kami. Tiada lagi guru yang seperti ini, sungguh-sungguh luar biasa, tak kami sangka, dan tak kami duga, dialah mrs. Aklima. Semua teman-teman seperjuangan. Para jenazah yang ada dimakam pahlawan Lolong (maafin kami karna telah sering membuat keributan…). Kami juga menerima pengeboran minyak lepas pantai (apaan sih ???). Sebagai manusia yang goblok kami menghabiskan waktu untuk nongkrong di WC sekolah (tuh kan jelas banget, nongkrong aje di WC, kagak ada tempat yang laen yak ????). Tapi, walaupun goblok kami juga pernah mendapatkan prestasi luar biasa diantaranya : menang tauran dengan anak gang sebelah tahun 1980, menang tauran ama penjaga makam pahlawan tahun 1984, runner-up tauran lawan anak gorilla (Ayu Rambe and Friends….) ini mah baru kemaren. Kami juga punya semboyan yaitu “BARGAIN THIS PROSTITUTE” (kalo nggak ngerti cari dilobang idung lo…). Udah ah, bosen gua ngomong ama lo semua. Inget pesan gue “NO MONEY NO HAPPY” kalo nggak ya bilang aja ke emak lo….

Band beraliran Pop Dangdut Metal dari Padang yang beranggotakan Dika (Vokal), Davit (Penari), Bayu (Gitar), Hamid (Perekam), Ferdian (Perusak) yang baru saja merilis album perdananya yang bertajuk “The Phantex Agony” dengan 12 track lagu yang diproduksi oleh Ikua Kudo Music Production.


01. Kacau Bahalau

02. Sungai Sariak

03. Siul-Siul Wer, Wer Kewer

04. Ke-A-Ja-Ib-An

05. Pasa Lubuak

06. Gulai Toco, Samba Lado

07. Sayank Mintuo Perform (SKIT)

08. Jan Lah Bacaruik Jo Diak

09. Speker Pacah

10. Photo Maniak

11. Punyo Cewek Jurusan Ekonomi

12. Malyngsia (Tribute to Malaysia)

Setelah sukses besar dengan album perdananya, kini Sayank Mintuo Band kembali merilis album keduanya yang bertajuk “Indah Is My Paradise…”. Berisi 12 track + 1 truck hehehehehehe….:-)


01. Intro

02. Anakanjiangyangkohapangocokpantekrabahwakdeknyo

03. Merinding Bulu Mata

04. Gambar Porno

05. Tampek Sarok

06. Mrs. Aklima

07. Oh..Indah…

08. Apak Kapalo Sulah

09. Maota (SKIT)

10. Anak Kost Sebelah

11. My Testis Was Wake Up

12. Urang Kota (SKIT)

Kami berusaha untuk menghadirkan sesuatu yang baru dan beda. Kami menginginkan sesuatu itu hadir secepatnya untuk menghibur anda yang sedang kesepian, mungkin karena ditinggal Istri, ditinggal oleh Suami atau mungkin ditinggal oleh Selingkuhan. Banyak orang yang berkata bahwa kami terpengaruh oleh semboyan Pak JK dan Pak Wiranto “Lebih Cepet Lebih Baik”. Oleh karena itu dihari yang baik dan indah ini kami segenap crew dari Sayank Mintuo Band mengucapkan selamat menikmati third albums kami yang baru rilis tengah malam tadi. Album ini berisi 10 track yang masih perawan,,,ehhhh salah,,, maksud kami yang masih fresh…..dan kami ucapkan selamat menganai,,,ehhhh salah lagi, maksud kami selamat menikmati…..daaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh………………………


01. Dendam Pak Tua

02. Cabut Ka Unand Tu Di Bae Dek Gampo…

03. Pantang Menyerah

04. Ota Rancak (SKIT)

05. Apalah Artinya Sebuah Kont*l

06. Belajar Di Bawah Tenda

07. Olalalalalalalalala

08. Bengke Oto

09. Guru Lagi Marah (SKIT)

10. Mari ML

Setelah vakum selama 2 minggu dari blantika musik, kini band yang sudah lama malang-melintang di industri musik Indonesia yang juga telah banyak mendapat penghargaan dari dalam dan luar negeri kembali meluncurkan album keempat EP yang bertajuk “You Read You’re Monkey” yang berisi 6 track :


01. Manggalai

02. Amak Si Yat (Maksiat)

03. Siul-Siul Wer, Wer Kewer (Part II)

04. Keliling Kota

05. Hore…Hore…Pacarku Diperkosa…

06. Sarawa Tabuak

Berawal dari pertemuan anggota SMB (baca: sayank mintuo band) di SMP 7 Padang. Saat itu Hammit menjadi murid paling Cakep, Ganteng, Imut, Gokil, Keren, Cool pokoknya semuanya deh... bertemu dengan Bayu yang menjadi murid yang katanya paling hebat maen gitar satu skolahan (Padahal yang hebat maen gitar mah Hammit..) dan Helmi (banyak yang bilang Cakep, kalo gua bilang sih Jelek…..khkhkhkhkhk {Gua Iri tw..}) becanda bro !!!!, yang tanpa di duga mereka bertiga satu kelas di kelas 7.3 dengan wali kelas yang sangat pemarah & menyeramkan. tp, yahud & t*ket gede … (Gua kga sebut nama, jd jgn marah dunt…). Tapi, walaupun begitu, hal tersebut menjadi keberuntungan. Mereka tergabung dalam kelas paling di benci ama guru2 (katanya sih….). Karena Memiliki satu Visi akhirnya mereka berencana untuk membuat sebuah tempat untuk mereka mencurahkan isi jiwa, pikiran, emosi dan tingkah laku yang kadang kurang senonoh. Mereka terus mencari personil tambahan. Suatu hari pada tanggal 21 November 1982 pukul 10.36 secara resmi mereka merekrut Dika sebagai Vokalis. Setelah 1 tahun berjalan band mereka sudah di kenal ditingkat Nasional dan Internasional. Mereka berkeinginan untuk menambah personil baru. Akhirnya tanggal 11 Agustus 1983 pukul 17. 43 mereka mengangkat Ferdian sebagai personil Perusak di band ini. Hal itu terjadi karena Ferdian adalah salah satu keajaiban dunia. Dengan kulit yang putih bagaikan Pantat Kuali, Wajah yang tampan bagaikan Kaleng Kanai Parok, Hidung yang mancung bagaikan Kont*l yang sedang berdiri, Bau yang wangi bagaikan Tampek Sarok, yang ketampanannya mampu mengalahkan ketampanan Hammit (Boong banget yak ???). Tidak butuh waktu yang lama untuk Ejakulasi,,,ehhhh maap salaaahh,,,,,saya ulangi “tidak butuh waktu lama untuk Ferdian beradaptasi dengan band ini. Seiring waktu berjalan personil baru pun dibutuhkan. Saat penerimaan Lapor siswa SMP, secara resmi personil termuda di SMB yaitu Davit masuk untuk menjadi seorang Penari. SMB saat ini menjadi salah satu band yang diperhitungkan di kancah music Internasional. Sayangnya, setelah 4 tahun berjalan bersama dan telah mengeluarkan 2 album, pada tanggal 4 Februari tahun 1988 pukul 12.30 sesaat setelah mengadakan rapat tertutup di gedung Perpoyokan di PADANG TEATER, Alfitra menyatakan mengeluarkan diri dari SMB dengan tanpa alasan. Tapi, tidak membutuhkan waktu yang lama bagi SMB untuk mendapatkan pengganti Alfitra, pada tanggal, tahun, bulan yang sama hanya beda jam SMB kembali mendapatkan Mardansyah sbagai pengganti Alfitra. Band ini telah banyak melakukan konser keliling dunia bersama band terbaik dunia lainnya, seperti ; Linkin Park, My Chemical Romance, Foo Fighters, Panic! At The Disco, Alesana, Korn, Deftones dan band-band lainnya. Saat ini SMB telah menciptakan sekitar 450 buah lagu yang siap di pasarkan. Kabar yang beredar, saat ini SMB sedang mencari personil tambahan sebagai DJ. Bagi anda yang berminat dan merasa ahli dalam cuci piring alias maen DJ dapat mengambil formulir pendaftaran di :

· Lapau Ni Pit, di muko sakola kami

· Tampek Sarok, di muko sakola kami lo liak

· Makam Pahlawan, di sabarang jalan muko sakola kami

· Rumah si ROS atau yang biasa disebut dengan AMAK si BAYU, di muko SLB Lak karang

· Di Dalam Celana Masing-Masing

Syarat pendaftaran :

· Memiliki wajah yang tampan (kalau indak, cari muko yang rancak di tampek sarok)

· Memiliki uang yang banyak (contoh e bantuak SAYUA, ARSAD, BOKA)

· Memiliki celana dalam tanpa memiliki BH

· Membayar uang pendaftaran sebesar 2 M (untuak mambaia utang ka Ni Pit…)

Sebagai makhluk social (Sebagaimana yang sering dikatakan Syafril. M) kami membutuhkan dukungan dari anda. Dukung kami untuk menjadi juara dalam competisi “AYU RAMBE MENCARI SUAMI” , dengan cara :

Ketik REG spasi SMB spasi ARMS kirim ke 7588.

Kirim yang banyak. Dukungan anda nyawa bagi kami.

Thanks kyu…

Sayank Mintuo Band kembali hadir dengan album Teranyar mereka yang bertajuk “Stop Pembajakan/Stop Piracy”. Album ini berisi 10 track lagu yang lebih banyak mendapatkan sentuhan Rap, Reggae & Punk. Di album ini SMB melakukan perubahan posisi pada setiap personil. Anggota personil saat ini adalah : Dika D’Reggae as Vocals, Bayu D’Fuckin as Guitars & Effects, Ferdian D’K-Link as Bass, Hammit D’Colley as Turndables, Synthesizers, Programs & Keyboards, Aan D’Pitokz as Drums & Beats. Di album ini SMB juga menggandeng Maik Tabujua (Ska), Lipeh Takapik (Punk), Piti Cabiak (Rap) & Kecoak Lapeh (Rap) sebagai featuring. Album ini menyerukan kepada rakyat Indonesia untuk menghentikan pembajakan dalam bentuk apapun. Setiap pembelian satu album ini dalam bentuk cassette atau CD’s anda telah menyumbang Rp.2.000.- untuk para korban gempa Sumbar. Dalam penggarapan video clip hits single yang berjudul “Bleeding” mereka melibatkan sutradara ternama yaitu Hanung Bramantyo. Video Clip tersebut memiliki unsure gothic yang sangat tinggi. agar anda semua tidak penasaran, coba saja simak lagu-lagu berikut ini :


01. This Angry Must Bleeding

02. Fearless

03. Fly Away

04. Don’t Talk About It

05. Jangan Pernah Berhenti Bermimpi

06. Angel With Her Wings

07. Mjholnir

08. Candle Light Dinner

09. Bleeding

10. Don’t Like It Say………………..

Tak selamanya Sayank Mintuo Band menghadirkan lagu yang tidak sopan, kurang ajar, tidak senonoh ataupun yang tidak baik. Selama perjalanan karir Dika, Bayu, Aconk, Hammit, Ferdian dalam membentuk band ini, baru kali ini mereka mengeluarkan album yang benar-benar sempurna. Hal itu dapat dilihat dari effects, sounds, musics yang sangat Baik. Mixing seluruh lagu dalam album ini terpadu dengan sangat baik. Dika sang Vokalis mengatakan bahwa mereka menghadirkan ini sebagai ucapan terima kasih kepada seluruh fans fanatic Sayank Mintuo Band yang biasa disebut MintuoCliquers dan juga sebagai apresiasi mereka karena telah bersama-sama membangun band ini sejak 1967, hampir 45 tahun berdiri band ini. Saat ini mereka telah merilis album terbaik sepanjang sejarah Sayank Mintuo Band yang bertajuk “The Long Journey Of Sayank Mintuo Band From Indonesia To Iceland”. Mungkin ini adalah album terakhir dari Sayank Mintuo Band. Karena, Para personilnya telah sibuk bersama Pekerjaan dan Keluarga masing-masing. Ada yang sibuk menjaga anak, memasak nasi, mengurus istri, mencuci baju, menyapu rumah, mencari sampah, merahap karah dan banyak lagi. Mereka saat ini sedang menghabiskan waktu mereka untuk Sholat 5 waktu, Shalat Dhuha, Shalat Tahajjud, Membaca Al-Qur’an dan Berdzikir. Mungkin mereka saat ini telah taubat dari segala maksiat, kejahatan dan kemungkaran. SEKIAN SAMPAI JUMPA


01. Kisah Cinta Sepasang Sendal Jepit

02. Akhir Dari Perjalanan Panjang

03. Pengkhianat

04. Be Seen Be Scene ft. Maik Bhanditzz & Lipeh Takapik

05. Berdiri Dan Hancurkan

06. Sepasang Kekasih Yang Pertama Bercinta Di Luar Angkasa

07. Mereka Mengganggu Kerukunan RT ft. Maik Tabujua, Maik Bhanditzz & Lipeh Takapik

08. My Shoes, My Cap, My Tie, My Underwear ??? ft. Kecoak Lapeh

09. Amarah, Dendam Dan Cinta

10. Peraduan Dua Planet Yang Akhirnya Menjadikan Bumi Ini Hancur Lebur Tak Terhingga